Jika Marah ...

Rabu, 02 Mei 2012


Masalahku didunia ini sudah terlalu banyak, bahkan jika aku mau menuliskannya mungkin nggak akan habis. Beneran deh. Sebagian orang menyikapi suatu masalah dengan amarah. Tapi apa dengan begitu masalah akan selesai? Jika marah dapat membuat masalah menjadi ringan, maka aku akan marah pada setiap orang yang membuat masalah denganku. Jika marah dapat menenangkan hati dan memunculkan solusi pada setiap masalah yang setia menemaniku, maka aku akan terus marah agar masalah nggak lagi datang. Tapi karena pada kenyataannya nggak, jadi aku lebih baik tersenyum, aku lebih baik menghadapi masalah tersebut dengan ikhlas (meskipun mungkin ada yang bilang, ah munafik). Yah terserah apa kata yang diluar sana. Tapi pikirkanlah, saat kalian marah dan membuat keputusan, apa yang kalian dapat pada akhirnya? Tenanglah, tersenyumlah, tarik nafas, tunggu beberapa waktu, selesaikan masalah kalian satu persatu. Kuncinya adalah kepala dingin. Selesaikan masalah dengan keadaan tenang, maka kalian nggak akan pernah menyesal dan lihatlah manfaatnya. Namun kadang sulit untuk orang yang pikirannya terlalu sempit. Yah, aku tau masalah orang itu kompleks. Meskipun memiliki masalah yang sama, tapi latar belakangnya berbeda. Tapi jangan lupa kata-kata “Tuhan tidak akan memberikan cobaan melebihi batas kemampuan umatnya”. Itu bukan hanya sekedar kata motivasi, tetapi itu berlaku untuk semua orang. Aku pernah punya teman. Dia bercerita mengenai masalahnya. Yang aku pikir, aku nggak bakal sanggup kalau berada di posisi dia. Bahkan dia saja hampir mengakhiri hidup, dia sama sekali tidak memiliki motivasi untuk hidup karena terlalu banyak beban yang harus dijalani. Yang aku bilang, apakah dengan berputus asa, dengan marah saja dapat menyelesaikan masalah? Kalau kita selalu berfikir negatif terhadap suatu masalah maka masalah tersebut akan terasa semakin berat. Yah, teori memang mudah tapi ngejalaninnya susah (pasti ada yang bilang seperti itu). Sekarang gini deh, kalian pernah sekolah kan? Dapat meteri pelajaran kan? Materi pelajaran selalu diawali dengan teori, sampai akhirnya kalian praktekkan, maka kalian bakal tahu dan mengerti. Sekarang lihat teori yang aku maksud, dan coba sedikit terapkan (meskipun sulit), dengan terbiasa tersenyum dalam menghadapi masalah maka kita akan terbiasa sabar. Aku tidak mengajarkan untuk munafik, tetapi kita harus belajar untuk dewasa. 

0 komentar:

Posting Komentar